Gema Edukasi Tranformasi Kompetensi Digital Siswa SMK
Pemerintah Indonesia saat ini tengah fokus mengelola periode bonus demografi dengan sekitar 70% penduduk berada pada usia produktif. Namun, peluang besar ini menghadapi tantangan nyata berupa tingginya angka pengangguran, salah satunya di tingkat lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta adanya kesenjangan kompetensi ( skills gap ) dengan kebutuhan dunia industri. Menanggapi hal tersebut, Direktorat Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan menyelenggarakan kegiatan Gema Edukasi dengan tema "Transformasi Kompetensi Digital Siswa SMK untuk Mendorong Produktivitas dan Kapitalisasi Bonus Demografi".
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di jenjang SMK. Melalui SSK, pendidikan kependudukan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran guna membentuk karakter, perencanaan kehidupan, dan kesiapan kerja peserta didik secara sistematis. Fokus utama dari transformasi ini adalah membekali siswa dengan keterampilan digital yang adaptif serta memfasilitasi akses terhadap sertifikasi kompetensi yang diakui oleh industri.
Acara akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan streaming melalui kanal YouTube Ditpenduk Kemendukbangga pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 08.30 WIB s.d. selesai dengan menghadirkan berbagai narasumber ahli, mulai dari Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN, Direktur Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN, Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Kemendikdasmen, hingga pakar industri. Melalui sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, dan sektor swasta, diharapkan lulusan SMK tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan kependudukan yang matang untuk berkontribusi bagi pembangunan nasional. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, implementasi SSK diharapkan menjadi kunci dalam mencetak SDM yang kompetitif di pasar kerja global.