Beranda Berita Kemendukbangga Gelar Orientasi Sekolah Siaga Kepen...

Kemendukbangga Gelar Orientasi Sekolah Siaga Kependudukan SMP dan SMA

Admin Ditpenduk 22 October 2025 129× dilihat Sekolah Siaga Kependudukan
Kemendukbangga Gelar Orientasi Sekolah Siaga Kependudukan SMP dan SMA

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto. ANTARA/Karel A Polakitan

 

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menggelar orientasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) guna memperkuat karakter murid jenjang SMP hingga SMA melalui pemberian materi mengenai pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga Bonivasius Prasetya Ichtiarto mengatakan Indonesia memiliki jumlah demografi kategori Gen Z dan Post Gen Z yang besar, sehingga pemerintah perlu berupaya mempersiapkan pengembangan karakter mereka sedini mungkin guna bisa bersaing di kemudian hari.

“Nah, jumlah Gen Z dan Post Gen Z ini menjadi hal ancaman kita kalau seandainya data yang positif tadi tidak kita antisipasi dengan baik,” kata Bonivasius Prasetya pada webinar bertajuk "Orientasi Sekolah Siaga Kependudukan Jenjang SMP" di Jakarta pada Selasa.

Lebih lanjut ia mengatakan prinsip dasar SSK menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku, sehingga dapat diterapkan secara nasional dan diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran, baik intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, sesuai dengan pokok bahasan.

Adapun beberapa materi SSK tersebut meliputi konsep dasar kependudukan, teori kependudukan, komponen kependudukan, pembangunan berwawasan kependudukan, isu-isu kependudukan, program keluarga balita dan anak, program keluarga remaja dan remaja, program keluarga lansia dan rentan, program pemberdayaan ekonomi keluarga, manfaat dan tujuan keluarga berencana, maupun sasaran program keluarga berencana.

Di samping itu materi mengenai SSK juga meliputi konsep dasar generasi berencana, perencanaan masa depan, konsep dasar kesehatan reproduksi, pencegahan perilaku berisiko pada remaja, hingga pencegahan stunting.

Pihaknya menegaskan materi mengenai SSK bukanlah mata pelajaran baru, sehingga tidak perlu menambah jam pelajaran.

“Program Sekolah Siaga Kependudukan ini tentunya memerlukan komitmen yang tinggi, perlu kerja sama yang kuat, komitmen yang kuat, kemauan yang kuat, bukan hanya dari kepala sekolah ataupun guru-gurunya, tapi juga bagaimana melibatkan anak-anak murid kita. Jadi kalau kita sendiri, tapi anak kita enggak mau terlibat, ya enggak bisa juga,” katanya.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5188089/kemendukbangga-gelar-orientasi-sekolah-siaga-kependudukan-smp-dan-sma 

Uli

Asisten AI siap membantu Anda

Halo! Saya Uli 👋 Asisten cerdas Ditpenduk.

Saya siap membantu pertanyaan seputar SSK, PTPK, Pramuka PK, ASN PK, Mass PK, dan layanan lainnya. Silakan pilih topik atau ketik langsung!

Ditpenduk — BKKBN Kemendukbangga