Beranda Berita Kemendukbangga/BKKBN Sosialisasikan Apresiasi ASNP...

Kemendukbangga/BKKBN Sosialisasikan Apresiasi ASNPK 2026, Dorong Praktik Baik Pembangunan Berwawasan Kependudukan dari Daerah

Admin SSK 01 October 2026 23× dilihat ASN Peduli Kependudukan
Kemendukbangga/BKKBN Sosialisasikan Apresiasi ASNPK 2026, Dorong Praktik Baik Pembangunan Berwawasan Kependudukan dari Daerah

Jakarta, 29 September 2026 – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melalui Direktorat Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan menggelar Sosialisasi Apresiasi Aparatur Sipil Negara Peduli Kependudukan (ASNPK) Tahun 2026 dalam rangkaian Gema Edukasi, Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran aparatur sipil negara (ASN) dalam pembangunan berwawasan kependudukan, sekaligus menyampaikan mekanisme pengusulan dan penilaian calon penerima apresiasi.

 

Sosialisasi yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting diikuti 100 peserta dari Tim Kerja Pendidikan Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi. Apresiasi ASNPK merupakan bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah dan unit kerja penyelenggara pelatihan yang menunjukkan komitmen, partisipasi, serta implementasi nyata dalam pengembangan kapasitas ASN di bidang kependudukan.

 

Direktur Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan, I Made Yudhistira Dwipayama menyampaikan bahwa apresiasi ini diberikan kepada instansi yang memiliki kepedulian terhadap isu kependudukan serta menyelenggarakan berbagai kegiatan peningkatan literasi kependudukan bagi ASN, baik di tingkat pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

 

“ASN memiliki posisi strategis untuk memastikan perspektif kependudukan diterapkan dalam pelaksanaan tugas, sekaligus menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi kebijakan, program, pelayanan, dan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Made.

 

Dalam Apresiasi ASNPK Tahun 2026, calon penerima dinilai melalui pendekatan profiling instansi. Dengan pendekatan ini, penilaian mempertimbangkan kapasitas dan karakteristik masing-masing instansi sehingga tidak semata-mata didasarkan pada jumlah ASN yang mengikuti kegiatan.

 

Terdapat lima indikator utama yang menjadi dasar penilaian, yaitu Partisipasi dan Keterlibatan ASN, Implementasi Aksi Nyata, Komitmen Pimpinan, Integrasi Isu Kependudukan, serta Inovasi dan Praktik Baik. Indikator Partisipasi dan Keterlibatan ASN serta Implementasi Aksi Nyata masing-masing berbobot 30 persen. Selanjutnya, Komitmen Pimpinan dan Integrasi Isu Kependudukan masing-masing berbobot 15 persen, sedangkan Inovasi dan Praktik Baik berbobot 10 persen.

 

Dalam mekanisme pengusulan, setiap Perwakilan BKKBN Provinsi mengusulkan satu instansi yang dapat berasal dari pemerintah daerah (provinsi, pemerintah kabupaten/kota), atau unit kerja penyelenggara pelatihan. Calon penerima selanjutnya menyampaikan profil pelaksanaan ASNPK beserta bukti dukung sesuai indikator penilaian. Proses seleksi kemudian berlanjut ke tahap verifikasi, penilaian, hingga penetapan penerima apresiasi.

 

Selain partisipasi ASN, Apresiasi ASNPK juga memberi perhatian pada sejauh mana pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan edukasi diwujudkan dalam aksi nyata. Aksi tersebut dapat berupa penerapan perspektif kependudukan dalam program organisasi, penguatan pelayanan publik, pemanfaatan data kependudukan, edukasi kepada masyarakat, maupun inovasi lain yang relevan dengan isu kependudukan. Dengan demikian, Apresiasi ASNPK tidak sekadar menghargai jumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi juga mendorong agar edukasi kependudukan menghasilkan tindak lanjut dan manfaat nyata dalam pelaksanaan tugas ASN.

 

Mendorong Praktik Baik dari Daerah

Melalui Apresiasi ASNPK Tahun 2026, pemerintah daerah juga didorong untuk mendokumentasikan berbagai inovasi dan praktik baik yang telah dikembangkan. Praktik baik tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan inspirasi bagi pemerintah daerah maupun unit kerja penyelenggara pelatihan lainnya.

 

Apresiasi ASNPK Tahun 2026 diharapkan dapat mendorong semakin banyak ASN untuk peduli dan memahami dinamika kependudukan, serta mampu mengintegrasikannya ke dalam pelaksanaan tugas dan pembangunan di daerah.

 

Pada akhirnya, ASNPK diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk memperkuat pembangunan berwawasan kependudukan melalui ASN yang semakin peduli, memahami, dan mampu mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan kependudukan.

 

“ASN Peduli Kependudukan, Bergerak Bersama untuk Pembangunan Berwawasan Kependudukan.”

 

Uli

Asisten AI siap membantu Anda

Halo! Saya Uli 👋 Asisten cerdas Ditpenduk.

Saya siap membantu pertanyaan seputar SSK, PTPK, Pramuka PK, ASN PK, Mass PK, dan layanan lainnya. Silakan pilih topik atau ketik langsung!

Ditpenduk — BKKBN Kemendukbangga